PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) pangkas waktu
rekruitmen agennya. Jika sebelumnya waktu rekruitmen agen memakan waktu
satu bulan, kini hanya butuh waktu lima hari. Pemangkasan waktu rekrutmen, Prudential Indonesia didukung dengan penerapan aplikasi teknologi serta sistem yang terpadu.
Meski waktu rekruitmen lebih cepat, Prudential Indonesia mengklaim
agennya tetap memenuhi standar proses lisensi keagenan yang dikeluarkan
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).
Sebab, agen asuransi tetap harus memenuhi kriteria pengetahuan,
keahlian dan standar perilaku yang wajib dimiliki untuk menjadi seorang
tenaga pemasar yang berlisensi.
Agen asuransi Prudential Indonesia juga harus lulus ujian pelatihan
sampai dengan lulus ujian lisensi agen asuransi jiwa dari AAJI.
Rinaldi Mudahar, Presiden Direktur Prudential Indonesia, menyebut
saat ini Prudential Indonesia memiliki lebih dari 240.000 agen.
Harapannya ke depan dengan waktu yang lebih singkat dalam rekruitmen
agen asuransi jumlah tenaga agen asuransi Prudential Indonesia kian
mekar. Apalagi saat ini, penetrasi asuransi jiwa juga masih minim.
"Agen baru dapat menjangkau nasabah lebih cepat dan dengan cara yang profesional," tandas Rinaldi pada Senin (31/8).
Hendrisman Rahim, Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)
menambahkan, AAJI optimis bahwa sampai akhir tahun 2015 target industri
sebanyak 500.000 agen asuransi jiwa di seluruh Indonesia akan dapat
dicapai.
Editor: Adi Wikanto
Sumber : http://keuangan.kontan.co.id/news/prudential-percepat-masa-rekruitmen-agen
Tampilkan postingan dengan label penghargaan prudential. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penghargaan prudential. Tampilkan semua postingan
TAHUKAH ANDA BAHWA ADA 3 RESIKO HIDUP
Pekerjaan sebagai agen asuransi memang sulit namun kemauan
saya yang kuat merupakan hal yang slalu membuat saya tetap semangat dengan
berprinsip bahwa tidak semua orang mengerti dan memahami asuransi. Mengikuti
asuransi sama dengan menyisihkan sebagian dari pendapatan Anda tiap bulannya/3
bln/6 bln/tahun atau sekaligus bayar selama minimal 10 tahun dengan masa
pertanggungan meninggal sampai 99 thn dan masa pertanggungan sakit/kecelakaan sampai
dengan usia 55/65/75 sesuai pilihan nasabah dan kesanggupan premi nasabah (uang
yang ditabung secara berkala). Kebanyakan orang selalu langsung menolak kalo
diajak bicara mengenai asuransi karena mereka merasa belum membutuhkan
asuransi. Padahal pada saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti
sakit/kecelakaan, mereka baru sadar bahwa mereka membutuhkan asuransi. Hal itu
saya alami pada saat saya mengunjungi paman saya yang sedang dalam keadaan sakit
stroke di rumahnya. Beliau menanyakan mengenai tawaran saya setahun yang lalu “Masih
Bisa gak, aku masuk asuransi?. Saya melihat seperti ada penyesalan pada raut
wajahnya. Namun saya tidak bisa menyalahkannya karena waktu saya menawarkan
asuransi kepada beliau setahun yang lalu, yang menolak saat itu adalah istrinya
(bibi) dengan alasan ada ASKES yang menanggung suaminya karena bibi saya
bekerja sebagai PNS. Seketika saya berpaling melihat bibi saya dan dia
mengatakan bahwa jatah dari ASKES sudah habis untuk biaya perobatan jadi
terpaksa dibawa ke rumah. Saya hanya bisa menjawab agen asuransi manapun pasti
akan menolak karena salah satu syarat utama untuk masuk asuransi adalah calon
nasabah dalam keadaan sehat/tidak cacat dan masih bisa bekerja. Mendengar
jawaban itu, bibi saya langsung menanyakan “apa saja syarat untuk masuk
Prudential, aku mau masuk sekarang”. Saya langsung mewawancarai, menjelaskan
dan menyerahkan form SPAJ (Surat Pengajuan Asuransi Jiwa) untuk diisi, kemudian
saya membuat proposal sesuai kebutuhan bibi saya.
Contoh Proposal dapat dilihat disini
Contoh Proposal dapat dilihat disini
Beranjak dari rumahnya, saya semakin semangat menawarkan
asuransi terutama keluarga terdekat saya karena ternyata sebagai agen asuransi secara
tidak langsung menyelamatkan keuangan nasabah dari hal-hal yang tidak diinginkan
seperti sakit/kecelakaan. Ditambah bekal dari training yang diadakan di kantor
membuat saya semakin percaya diri untuk prospek. Hal yang slalu saya ingat dalam training
yaitu kita sebagai manusia memiliki 3 resiko hidup yaitu:
1. Hidup Terlalu Singkat
Bagaimana kehidupan keluarga atau orang-orang yang kita
cintai pada saat kita sebagai pencari nafkah cepat “dipanggil”/”meninggal”?
Yang jelasnya kita tak ingin membebani mereka dengan berbagai beban biaya hidup
yang semakin lama semakin mahal. Alangkah bijaknya jika suatu saat kita
dipanggil/meninggal, kita meninggalkan sesuatu yang berharga berupa warisan
yang membantu mereka untuk melanjutkan
hidup mereka. Jangan pula malah meninggalkan hutang yang pastinya akan membuat
mereka semakin sengsara. Bisa jadi malah membenci Anda.
2. Hidup Terlalu Lama
Bagaimana kehidupan Anda dan keluarga pada saat Anda tidak
sanggup lagi bekerja karena sudah saatnya pensiun? Akankah Anda akan membebani
anak anda yang tentunya mereka pun memiliki keluarga yang harus mereka penuhi
kebutuhan hidupnya. Bayangkan juga biaya hidup yang semakin lama semakin mahal
yang artinya biaya hidup anda sekarang tidaklah sama dengan biaya hidup anda
nantinya. Anda harus memiliki tabungan/investasi yang cukup untuk memenuhi
kebutuhan anda dan keluarga
3. Sakit/Kecelakaan
Perlu kita ketahui bahwa penyebab kematian tertinggi di Indonesia dikarenakan oleh sakit/ kecelakaan. Bagaimana kehidupan anda jikalau tiba-tiba anda mengalami
sakit/kecelakaan? Apakah anda akan membebani keluarga anda dengan biaya Rumah
Sakit? Banyak kita dalam mencapai impian seperti memiliki rumah sendiri, atau semua
hal yang sifatnya pribadi (mobil pribadi, sepeda motor pribadi dll) mengalami
masa cobaaan yang membuat impian kita kandas ditengah jalan karena terbentur
dengan biaya perobatan. Saat anda mengalami sakit/kecelakaan tentunya anda akan
merogoh kocek anda untuk biaya perobatan yang kita tahu biaya perobatan semakin
lama semakin mahal. Pihak RS pasti langsung menanyakan “Siapa yang menjamini ?”
Gk mungkin Jamin Ginting kan!
Kesimpulan dari hal diatas, semua manusia pasti akan mengalami
salah satu resiko hidup yang disebutkan diatas. Kita sebagai manusia yang
diberi hikmat, sehat jasmani dan rohani perlu adanya jaminan/asuransi yang
memproteksi/menjaga keuangan kita dan keluarga dari resiko hidup. Oleh karena resiko hidup
diatas, Asuransi Prudential yang mottonya Always Listening Always Understanding (Selalu
Mendengar dan Memahami Kebutuhan Nasabah) memberikan solusi yaitu produk
asuransi yang dikaitkan dengan investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999
dan menjadi pemimpin pasar untuk produk tersebut. Kalo sudah begitu apalagi yang ditunggu, selagi anda sehat dan punya uang hubungi saya. Saya siap membantu anda menjelaskan dan merencanakan keuangan anda dengan senang hati karena anda melakukannya demi orang-orang yang anda cintai. Klo anda sudah sakit, jangan hubungi saya tetapi hubungi pegadaian yang siap membantu anda menilai harga barang-barang berharga anda!
Salam Sukses!
Perencanaan Keuangan Keluarga
Ada
seorang teman menyampaikan kepada saya, bahwa saat ini dia selaku
seorang suami, diminta oleh istrinya untuk membayar seluruh kebutuhan
keluarga yang ada. Sedangkan sang istri juga bekerja dan memiliki gaji
yang besar pula, namun istri tidak pernah atau sangat jarang memberikan
kontribusi bagi kebutuhan keluarga mereka.
Sang istri berkata: "Suami memiliki kewajiban memenuhi nafkah keluarga dan istrinya!
Sehingga bila istri bekerja dan memiliki pendapatan, maka itu adalah hak istri."
Sayapun berkata kepada kawanku itu: "Lantas buat apa kamu kawin? Bukankah sebuah perkawinan memiliki tujuan meninggalkan dan menanggalkan 2 kepentingan dan masa lalu, dan membangun masa depan dan hanya ada 1 kepentingan yaitu keluarga"
Saya melanjutkan: "Waktu kamu pacaran, ngomongin apa aja sich? Apa nggak pernah nyinggung masalah keuangan dan pengaturannya?"
Jawaban teman saya: "Kita selama ini tidak pernah ngomongin uang dan rejeki, abis kagak enak"
"Ya udah, bila dahulu belum pernah ngomong, sekarang waktunya ngomong. Jangan dibiarkan dan didiamkan. Bicaralah masalah keuangan secara terbuka".
Uang harus dibicarakan secara terbuka dan dengan hati yang tulus, lalu buatlan rencana yang bertujuan masa depan, dan tindak lanjuti dengan disiplin dan komitmen tinggi.
Suami dan istri saling mengoreksi dan memberitahu, bila salah satu atau salah dua melakukan penyimpangan atau tidak sesuai rencana.
Ayo bekerjasama menata masa depan, melalui perencanaan keuangan keluarga.
Kalo bukan kite yang ngatur, emang siapa lagi yang mau ngatur?
Kalo elu pada kere atau suseh hidupnya nanti, orang laen akan berkata: "Emang Gua pikirin, susah dicari sendiri!!!"
Sang istri berkata: "Suami memiliki kewajiban memenuhi nafkah keluarga dan istrinya!
Sehingga bila istri bekerja dan memiliki pendapatan, maka itu adalah hak istri."
Sayapun berkata kepada kawanku itu: "Lantas buat apa kamu kawin? Bukankah sebuah perkawinan memiliki tujuan meninggalkan dan menanggalkan 2 kepentingan dan masa lalu, dan membangun masa depan dan hanya ada 1 kepentingan yaitu keluarga"
Saya melanjutkan: "Waktu kamu pacaran, ngomongin apa aja sich? Apa nggak pernah nyinggung masalah keuangan dan pengaturannya?"
Jawaban teman saya: "Kita selama ini tidak pernah ngomongin uang dan rejeki, abis kagak enak"
"Ya udah, bila dahulu belum pernah ngomong, sekarang waktunya ngomong. Jangan dibiarkan dan didiamkan. Bicaralah masalah keuangan secara terbuka".
Menurut
saya, rejeki, gaji dan bonus atau apapun namanya yang diterima
suami atau istri, itu adalah hak dan milik keluarga dan anak-anak, bukan
lagi milik suami atau istri sendiri.
Suami bekerja buat keluarga, istri juga bekerja buat keluarga, so semua hasil mencari nafkah adalah hak keluarga, dan diperuntukkan bagi kebutuhan, keperluan dan kesejahteraan keluarga.
Jadi tidak ada lagi, ini uang gua, itu uang elo, melainkan ini uang kita bersama, mari lakukan perencanaan demi masa depan bahagia dan sejahtera.
Bukankah itu tujuan Anda berkeluarga?
Suami bekerja buat keluarga, istri juga bekerja buat keluarga, so semua hasil mencari nafkah adalah hak keluarga, dan diperuntukkan bagi kebutuhan, keperluan dan kesejahteraan keluarga.
Jadi tidak ada lagi, ini uang gua, itu uang elo, melainkan ini uang kita bersama, mari lakukan perencanaan demi masa depan bahagia dan sejahtera.
Bukankah itu tujuan Anda berkeluarga?
Perkawinan bukan sekadar buka baju dan celana, melainkan buka hati, pikiran dan buka dompet juga.
Uang harus dibicarakan secara terbuka dan dengan hati yang tulus, lalu buatlan rencana yang bertujuan masa depan, dan tindak lanjuti dengan disiplin dan komitmen tinggi.
Suami dan istri saling mengoreksi dan memberitahu, bila salah satu atau salah dua melakukan penyimpangan atau tidak sesuai rencana.
Ayo bekerjasama menata masa depan, melalui perencanaan keuangan keluarga.
Kalo bukan kite yang ngatur, emang siapa lagi yang mau ngatur?
Kalo elu pada kere atau suseh hidupnya nanti, orang laen akan berkata: "Emang Gua pikirin, susah dicari sendiri!!!"
Selamat menata masa depan bahagia dan sejahtera.
Wah, Gaji Agen Asuransi Bisa Kalahkan Direksi
Ketua Dewan Asuransi Indonesia Kornelius Simanjuntak mengklaim gaji
seseorang yang berkarir di sektor asuransi bisa melebihi direksi sebuah
perusahaan.
Kornelius mengatakan, peluang karir di asuransi sangatlah besar. Selain itu pendapatan seseorang yang berkarir di sektor asuransi juga bisa menjadi gantungan hidup.
"Gaji orang asuransi lebih besar dari bank, kalau tidak mengenal tidak mengetahui apa yang di sana, sekarang agen bekerja di asuransi gaji direksi kalah," kata dia di Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Menurut dia, untuk mencapai pendapatan yang besar, agen asuransi harus tekun dengan pekerjaannya. Jika kunci tersebut digunakan maka dipastikan pendapatan pekerja asuransi bisa melebihi pendapatan pekerja lulusan strata satu yang bekerja di tempat lain.
"Income mereka bagi yang menekuni dengan baik kalau gaji S1 Rp 3 juta-Rp 4 juta (perbulan), itu sebelum satu tahun 6 bulan training review. Jangankan Rp 6 juta, Rp 15 juta -Rp 20 juta diraih, dengan syarat ditekuni," ungkap dia.
Kornelius menceritakan, pekerja asuransi di luar negeri sangat dihargai, karena masyarakat di sana sudah mengetahui pendapatan bekerja di sektor asuransi sangatlah besar. "Di negara maju kita ngobrol di mana bekerja orang asuransi banyak uang, enak ya jadi agen," tuturnya.
Hal tersebut sudah dilakukan mahasiswa yang diajar Kornelius. "Mahasiswa saya aja ada beberapa terjun ke profesi agen asuransi, income-nya begitu dia lulus, semester 5-6 income sudah ada Rp 20 juta-Rp 25 juta, melaksanakan anjuran saya untuk berkarir, dampak cukup posisitif dan sangat positif, apalagi dengan adanya OJK," tutup dia. (Pew/Nur)
Sumber : Liputan6.com
Kornelius mengatakan, peluang karir di asuransi sangatlah besar. Selain itu pendapatan seseorang yang berkarir di sektor asuransi juga bisa menjadi gantungan hidup.
"Gaji orang asuransi lebih besar dari bank, kalau tidak mengenal tidak mengetahui apa yang di sana, sekarang agen bekerja di asuransi gaji direksi kalah," kata dia di Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Menurut dia, untuk mencapai pendapatan yang besar, agen asuransi harus tekun dengan pekerjaannya. Jika kunci tersebut digunakan maka dipastikan pendapatan pekerja asuransi bisa melebihi pendapatan pekerja lulusan strata satu yang bekerja di tempat lain.
"Income mereka bagi yang menekuni dengan baik kalau gaji S1 Rp 3 juta-Rp 4 juta (perbulan), itu sebelum satu tahun 6 bulan training review. Jangankan Rp 6 juta, Rp 15 juta -Rp 20 juta diraih, dengan syarat ditekuni," ungkap dia.
Kornelius menceritakan, pekerja asuransi di luar negeri sangat dihargai, karena masyarakat di sana sudah mengetahui pendapatan bekerja di sektor asuransi sangatlah besar. "Di negara maju kita ngobrol di mana bekerja orang asuransi banyak uang, enak ya jadi agen," tuturnya.
Hal tersebut sudah dilakukan mahasiswa yang diajar Kornelius. "Mahasiswa saya aja ada beberapa terjun ke profesi agen asuransi, income-nya begitu dia lulus, semester 5-6 income sudah ada Rp 20 juta-Rp 25 juta, melaksanakan anjuran saya untuk berkarir, dampak cukup posisitif dan sangat positif, apalagi dengan adanya OJK," tutup dia. (Pew/Nur)
Sumber : Liputan6.com
10 Penyebab Kematian Tertinggi Di Indonesia
Salah satu resiko dalam hidup kita adalah terkena
penyakit kritis. Hal ini pastinya menghalangi Anda menggapai impian
hidup. Berikut ini adalah 10 penyakit penyebab kematian tertinggi di
Indonesia. (World Health Organization, 2010)
Hidup itu penuh impian. Semua orang dan Anda juga memilikinya. Membeli rumah, mobil, liburan, investasi, menikah, pendidikan anak, hingga hari tua yang menyenangkan. Tapi, hidup itu juga penuh risiko yang bisa saja mengancam hidup dan impian Anda kapanpun. Apalagi ketika tidak ada seseorang pun yang bisa membantu mewujudkan impian Anda. Jadi, sudah siapkah mewujudkan impian hidup Anda di masa depan?
POLIS ASURANSI = HADIAH UNTUK ORANG YANG KITA CINTAI
Di jaman yang serba tidak menentu seperti sekarang ini, kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi dengan hari esok. Apakah besok akan terang, hujan atau panas, dingin. Kita tidak pernah tau resiko-resiko apa yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Tetapi yang paling utama yang harus kita jaga adalah kesehatan, karena kesehatan adalah asset utama kita yang paling penting.
Data World Health Organization (WHO) pada tanggal 31/03/2010 menyebutkan, sebanyak 60,44% orang Indonesia yang tinggal di kota-kota besar, rentan terkena penyakit berat akibat gaya hidup tidak sehat.
Rentannya warga kota besar terkena penyakit pada umumnya diakibatkan gaya hidup tidak sehat seperti : mengkonsumsi makanan cepat saji, kurang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, merokok, kurang olahraga, stress, peningkatan polusi, mengkonsumsi alkohol. Setiap tahunnya semakin banyak orang Indonesia yang menderita penyakit seperti serangan jantung, kanker, tumor dan stroke.
Kebanyakan orang akan mengalami masalah keuangan jika salah satu dari anggota keluarganya terkena penyakit seperti jantung, kanker, tumor dan stroke. Jika tabungannya tidak cukup untuk mencukupi biaya pengobatan, biasanya solusi yang mereka lakukan adalah menjual harta atau asset atau meminjam kepada teman dan kerabat.
Jika kesehatan kita terganggu, pastikan kehidupan Anda dan keluarga tetap terjaga. Tentunya kita tidak ingin hal seperti itu terjadi didalam keluarga kita, maka tidak ada salahnya kita mencari solusi terbaik untuk membuat sebuah perencanaan keuangan dan perlindungan bagi keluarga kita. Biaya perobatan itu MAHAL... Sudah banyak Bukti, Orang HABIS2an karena sakit.. Sudahkan anda siap jika terjadi pada kita?
ILUSTRASI MANFAAT ASURANSI PRUDENTIAL UNIT LINK
Berikut
ini adalah contoh kasus dan ilustrasi yang menggambarkan manfaat asuransi Prudential unit link.
Dalam
menghitung besarnya uang pertanggungan dan manfaat - manfaat yang diterima
tergantung dari data - data seperti umur, jenis kelamin, golongan pekerjaan dan
keterangan perokok atau bukan perokok serta jumlah premi yang dipilih. Lihat
contoh di bawah ini :
Johan
adalah seorang staff admin, umur 26 tahun, bukan perokok, ingin mengikuti
program asuransi Prulink Assurance Account, dana investasi yang dipilih adalah
Prulink Rupiah Equity Fund, premi yang diinginkan sebesar Rp. 1.000.000 per
bulan, jadi diperhitungkan Rp. 12.000.000 per tahun.
Dari data di atas dapat dibuat ilustrasi manfaat asuransi prudential Indonesia yang menggambarkan produk asuransi dasar yang dipilih, produk asuransi tambahan yang dipilih, jumlah uang pertanggungan dan uraian manfaat - manfaat yang dapat diterima.
Dari data di atas dapat dibuat ilustrasi manfaat asuransi prudential Indonesia yang menggambarkan produk asuransi dasar yang dipilih, produk asuransi tambahan yang dipilih, jumlah uang pertanggungan dan uraian manfaat - manfaat yang dapat diterima.
Dari data di atas maka berikut ini adalah potongan dari ilustrasi manfaat asuransi:
PROFIL PERUSAHAAN
Didirikan pada tahun 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan bagian dari Prudential plc, sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Sebagai bagian dari Grup yang berpengalaman lebih dari 165 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia memiliki komitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.
Sejak meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (unit link)
pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia merupakan pemimpin pasar
untuk produk tersebut di Indonesia. Di samping itu, Prudential
Indonesia juga menyediakan berbagai produk yang dirancang untuk memenuhi
dan melengkapi setiap kebutuhan para nasabahnya di Indonesia.
Sampai 30
Juni 2014, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan
kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan
Semarang. Prudential Indonesia melayani lebih dari 2,3 juta nasabah
melalui lebih dari 200.000 agen di 371 Kantor Pemasaran
Mandiri (KPM) di seluruh nusantara (termasuk di Jakarta, Surabaya,
Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali).
34 JENIS PENYAKIT DICOVER PRUDENTIAL
Apabila nasabah terkena salah satu dari 34 kondisi kritis yang tercantum dalam polis maka nasabah akan menerima penggantian berupa klaim Uang Pertanggungan (UP) Sakit Kritis.
Berikut Daftar 34 Jenis Penyakit Kritis Yang Saat Ini Dicover Prudential :
- Serangan Jantung
Kematian sebagian otot jantung (Myocardium) akibat persediaan darah tidak mencukupi. Serangan jantung menyebabkan otot jantung dan dapat menyebabkan kematian seketika atau istilah gagal jantung. - Tindakan Bypass Pembuluh Darah Jantung
Coronary Artery Bypass Graft (CABG) ialah membuat saluran baru cangkok vena/arteri dari aorta ke arteri koroner ‘meloncati’ bagian arteri koroner yang mengalami penyumbatan. - *Angioplasti dan Penatalaksanaan Invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
Pemasangan”Balon” menggunakan sinar laser atau teknik lainnya, untuk koreksi adanya penyempitan setidaknya seluas 70% pada satu atau lebih pembuluh darah jantung. - Penyakit Pembuluh Darah Jantung lain Yang serius
Penyempitan setidaknya 1 arteri koroner (Myocardial Infarction) setidaknya seluas 75% dan 2 arteri setidaknya seluas 60%, dibuktikan dengan arteriografi pembuluh darah jantung. - Tindakan Bedah Katup Jantung
Upaya tindakan bedah jantung untuk memperbaiki katup jantung atau mengganti katup jantung yang mengalami kerusakan dengan katup jantung yang baru. - Disabling Primary Pulmonary Hipertension
Peningkatan tekanan paru patologis karena gangguan struktural, fungsional atau sirkulasi paru-paru yang menyebabkan pembesaran ventrikel kanan (bilik kanan) jantung. - Penyakit paru Kronik
Tahap akhir penyakit paru-paru yang menyebabkan pasien harus menggunakan bantuan tabung oksigen secara permanen, sesak nafas walaupun sedang sehat. - Tindakan Bedah Pembuluh Darah Aorta
Tindakan bedah untuk mengkoreksi kerusakan pembuluh darah aorta atau kelainan pembuluh darah aorta melalui torakotomi atau laparotomi. - Stroke
Gangguan pembuluh darah otak termasuk kematian jaringan otak, pendarahan otak, pendarahan selaput otak halus, emboli otak dan trombosis otak. - Koma
Kondisi tidak sadarkan diri dan ketiadaan bereaksi terhadap pengaruh dari luar, serta berlangsung dalam 96 jam berturut-turut, memakai alat penunjang hidup dan telah terjadi kerusakan otak. - Meningitis Bakterial
Peradangan selaput-selaput pembungkus otak dari sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh adanya bakteri, telah mengakibatkan defisit neurologik permanen. - Ensefalitis
Peradangan pada otak (hemisfer otak besar, batang otak atau otak kecil). Terjadi komplikasi setidaknya 6 minggu, termasuk defisit neurologis secara permanen. - Parkinson
Gangguan pada otak yaitu melemahnya sistem sel saraf pusat otak pasien sehingga pasien akan mengalami suatu kemunduran mental. - Alzheimer
Kumpulan total fungsi otak yang mengakibatkan kerusakan kemunduran mental sehingga harus diperlukan pengawasan ketat secara terus menerus dan tidak dapat dikendalikan dengan obat. - Motor Neuron Disease
Pasien mengalami kemunduran fungsional dari sistem saraf pusat untuk mengontrol aktivitas otot yang mengakibatkan melemahnya atau menurunnya kemampuan otot untuk bergerak. - Multiple Sclerosis
Merupakan suatu sindrom kronis pada gangguan saraf karena adanya kehilangan sel saraf secara bertahap dari selubung mielin (selubung mielin berguna untuk proses transmisi saraf). - Muscular Distrophy
Kelainan otot (Myopati Degeneratif) mengakibatkan kemunduran fungsi otot karena kelainan genetik, ditandai dengan kelemahan otot dan penciutan aot tanpa mempengaruhi sistem saraf. - Kelumpuhan (Paralysis)
Kehilangan secara total permanen atas fungsi dari dua atau lebih anggota tubuh sebagai akibat dari cedera, atau kelainan saraf tulang beklakang. Anggota tubuh di definisikan ke seluruh lengan dengan lengkap atau tungkai dengan lengkap. - Poliomyelitis
Serangan infeksi virus polio menyebabkan penyakit lumpuh, gangguan fungsi motorik atau kelemahan pernapasan dan bisa mengakibatkan ketidakmampuan total melakukan kegiatan sehari-hari. - Trauma Kepala serius
Kecelakaan/cidera kepala oleh kekuatan fisik eksternal yang menyebabkan ketidakmampuan total melakukan kegiatan sehari-hari. - Tumor jinak Otak
Tumor otak yang mengancam jiwa (life threatening) telah mengakibatkan kerusakan otak, telah dilakukan tindakan bedah dan telah mengakibatkan kelainan neurologik permanen. - Kanker
Sel ganas dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel mempengaruhi jaringan tubuh sehat lainnya. - Anemia Aplastik
Suatu kondisi anemia, neutropenia dan trombositopenia karena disebabkan gagalnya fungsi sumsum tulang belakang yang tidak dapat dipulihkan kembali. Contoh : Anemia Fancani Genetic & Dyskeratosis Congential. - Hepatitis Viral Pulminan
Kematian jaringan (nekrosis) hati submassive (hampir total) sampai massive (total) akibat virus hepatitis yang mengarah pada percepatan timbulnya kegagalan fungsi hati. - Penyakit Hati Kronik
Kegagalan hati tahap akhir, warna tubuh semakin kuning (jaundice) dan terjadi asites (terkumpulnya cairan di rongga perut) dan ensefalopati (gangguan fungsi otak). - Kolitis Ulseratif (Ulcerative Colitis)
Gangguan akut keseimbangan elektrolit yang mengancam jiwa yang biasanya disertai menggelembungnya usus dan resiko pecah usus terjadi pada usus besar dengan diare berdarah yang parah. - Penyakit Crohn
Kelainan peradangan granulomatosa kronik. Sudah menimbulkan pembentukan fistula (hubungan antara saluran cerna dan perut) atau penyumbatan saluran cerna atau kebocoran saluran cerna. - Gagal Ginjal
Kegagalan fungsi ginjal stadium akhir. Gagalnya fungsi kedua ginjal yang kronis dan tidak dapat dipulihkan lagi. Sudah melakukan cuci darah secara permanen atau sudah dilakukan transplantasi ginjal. - Transplantasi organ penting
Transplantasi organ tubuh manusia dari donor ke tertanggung. Salah satu dari organ berikut : ginjal, hati, jantung, paru-paru, pankreas atau sumsum tulang belakang. - Kehilangan Kemampuan Bicara
Kehilangan kemampuan bicara total atau tidak bisa diperbaiki karena penyakit, kecelakaan pada pita suara yang sudah berlangsung terus menerus selama 12 bulan. - Ketulian
Kehilangan daya dengar yang total dan tidak dapat pulih kembali pada kedua telinga akibat penyakit atau kecelakaan, di mana ambang dengar telinga berada di atas 90 desibel. - Luka bakar Kritis
Kerusakan jaringan karena luka bakar derajat tiga (kerusakanh sampai ke tulang) setidaknya 20% dari luas permukaan tubuhyang mengacu pada pedoman The Rule Of Nines atau Tabel Lund and Browder Body Surface. - HIV Yang Didapat Melalui Transfusi Darah
Infeksi HIV didapatkan melalui transfusi darah, sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah, dan pasien bukan penderita hemofilia. - Lupus Eritematesus Sistemik
Penyakit autoimun yang multisistem dan multifaktor yang sebagian besar terjadi pada wanita dalam periode subur dan ditandai oleh perkembangan auto-antibodi untuk menyerang berbagai self-antigen.
SYARAT & CARA MENGURUS KLAIM
Untuk mengajukan klaim Penyakit
Kritis Anda harus mempersiapkan dokumen berikut ini:
- Formulir Klaim Penyakit Kritis
- Surat keterangan dokter sesuai dengan Penyakit Kritis yang diklaim
- Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
Dokumen apa yang diperlukan untuk mengajukan klaim meninggal?
Dokumen yang diperlukan adalah:
- Formulir Klaim Meninggal
- Surat keterangan dokter untuk klaim meninggal
- Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
- Polis asli
- Fotokopi KTP/bukti kenal diri dari Penerima Manfaat
- Surat keterangan meninggal dari dokter/Rumah Sakit
- Surat keterangan meninggal dari pemerintah setempat (asli)
- Fotokopi surat Perubahan Nama Tertanggung dan Penerima Manfaat (jika ada)
Dokumen apa yang diperlukan untuk
mengajukan klaim kecelakaan?
Berikut ini adalah dokumen yang
diperlukan:
- Formulir Klaim Kecelakaan
- Surat keterangan dokter untuk klaim kecelakaan
- Resume medis dari dokter yang pernah merawat
- Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
- Surat berita acara kepolisian (asli) untuk kasus yang melibatkan pihak kepolisian
Berikut ini adalah dokumen yang
diperlukan untuk mengajukan klaim PRUmed
- Formulir Klaim PRUmed
- Surat keterangan dokter untuk klaim PRUmed
- Resume medis dari dokter yang pernah merawat
- Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
- Rincian biaya perawatan dan kuitansi Rumah Sakit
Untuk mengajukan klaim Pembedahan
& Perawatan, Anda perlu mempersiapkan dokumen berikut:
- Formulir klaim Pembedahan & Perawatan
- Surat keterangan dokter untuk Pembedahan & Perawatan
- Fotokopi hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
- Kuitansi asli rincian biaya pembedahan & perawatan
Dokumen yang diperlukan adalah:
- Formulir klaim Cacat Total & Tetap
- Surat keterangan dokter untuk klaim Cacat Total & Tetap
- Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi
- Surat berita acara kepolisian untuk cacat yang disebabkan oleh kecelakaan dan melibatkan pihak kepolisian (asli)
- Polis asli
Catatan:
1.
Dokumen-dokumen tersebut di atas
harus dibuat dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Apabila dilakukan
penerjemahan ke dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris maka penerjemahan
tersebut harus dilakukan oleh penerjemah di bawah sumpah. Segala biaya yang
timbul berkaitan dengan klaim ditanggung dan wajib dibayar oleh Pemegang Polis.
2.
Formulir-formulir yang disediakan
oleh bagian klaim:
o
Formulir klaim diisi oleh Pemegang
Polis/Ahli Waris (untuk klaim kematian), dan
o
Surat keterangan dokter diisi oleh
dokter yang merawat.
3.
Dokumen-dokumen asli dapat
dikembalikan setelah dilegalisir oleh PT Prudential Life Assurance.
4.
Apabila diperlukan PT Prudential
Life Assurance akan minta data/informasi tambahan.
Prosedur Pengajuan Klaim Penjaminan
A.
Klaim Riwayat Inap
1.
Pastikan
Anda menghubungi Pelayanan Medis 24 jam PRUhospital &
surgical 75 sebelum rawat inap dilakukan, atau maksimal 2 x 24 jam
setelah rawat inap dilakukan (jika keadaan darurat).
2.
Klarifikasi
ketertanggungan diri Anda akan terlebih dahulu dilakukan oleh Petugas
Pelayanan Medis 24 jam. Informasi yang akan ditanyakan meliputi :
-
Nama Anda (pemegang kartu tertanggung PRUhospital &
surgical 75)
-
Nomor telepon
-
Nomor Polis
-
Tanggal lahir
-
Nama Rumah Sakit dan Dokter yang ingin dituju (jika ada)
-
Surat rujukan dari Dokter
-
Gejala atau kondisi medis yang Anda hadapi sehingga memerlukan rawat inap
3.
Selanjutnya
Petugas Pelayanan Medis 24 jam dapat memberikan referensi atau informasi
mengenai Rumah Sakit yang menjadi rekanan/provider atau Anda dapat
memilih Rumah Sakit sesuai dengan keinginan Anda asalkan masuk dalam daftar provider.
Petugas Pelayanan Medis 24 jam dapat memberikan saran-saran medis jika Anda
butuhkan
4.
Sesegera
mungkin setelah Anda tiba di Rumah Sakit. Anda harus menunjukan Kartu Tertanggung
Anda kepada petugas administrasi rumah sakit
5.
Selama
perawatan Anda memenuhi ketentuan dan batas maksimal manfaat yang tertera di
Polis Anda, Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya perawatan di Rumah Sakit.
Karena biaya-biaya yang timbul sehubungan perawatan tersebut akan dijamin
atau ditanggung terlebih dahulu oleh PT Prudential Life Assurance. Apabila
ada selisih yang melebihi batas maksimal manfaat yang tertera dalam Polis,
termasuk apabila Anda dirawat inap di kamar yang biayanya diatas batas
manfaat polis Anda, maka selisih biaya yang dimaksud akan diinformasikan
kepada Anda. Selisih dari biaya tersebut, harus Anda bayarkan ke Rumah Sakit
sebelum Anda meninggalkan Rumah Sakit.
6.
Daftar provider
rumah sakit dapat berubah. Anda dapat menghubungi Petugas Pelayanan Medis 24
jam PRUhospital & surgical 75.
B.
Klaim Rawat Jalan (khusus perawatan sebelum dan sesudah rawat inap)
Kartu Tertanggung PRUhospital & surgical 75 Anda tidak dapat dipergunakan sebagai jaminan pembayaran atas biaya rawat jalan yang Anda lakukan. Klaim rawat jalan, sesuai dengan yang tertera di Ringkasan Polis dan Ketentuan Polis, dapat Anda ajukan setelah pengobatan dilakukan, dengan ketentuan sebagai berikut :
1.
Mengisi
Formulir Klaim dengan lengkap, jelas dan benar. Formulir dapat diperoleh di
Kantor Pusat Prudential Life Assurance atau melalui website pada menu
"Formulir Klaim dan Aplikasi Lainnya"
2.
Melengkapi
dokumen persyatan klaim, yaitu :
- Semua kuitansi dan tanda terima asli atas biaya perawatan - Laporan Lengkap dari Dokter / SKD (Surat Keterangan Dokter) - Rincian biaya perawatan dari Dokter, termasuk biaya obat-obatan dan jasa yang diberikan
3.
Dokumen
persyaratan klaim tersebut di atas mohon dikirimkan ke :
PT Prudential Life
Assurance
Prudential Tower Jl.Jendral Sudirman Kav.79, Jakarta 12910
|
Langganan:
Postingan (Atom)
















